Amankan Pengumuman Pemilu 22 Mei, TNI Siapkan 32.000 Pasukan di DKI Jakarta

oleh -352 views
Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan 32.000 personel‎ untuk mengamankan Jakarta menjelang pengumuman hasil Pemilu oleh KPU tanggal 22 Mei 2019 mendatang. TNI siap membantu polri untuk mengamankan Ibu Kota dari berbagai ancaman yang menganggu stabilitas negara. (ist)

JAKARTAPEDIA.id – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan 32.000 personel‎ untuk mengamankan Jakarta menjelang pengumuman hasil Pemilu oleh KPU tanggal 22 Mei 2019 mendatang. TNI siap membantu polri untuk mengamankan Ibu Kota dari berbagai ancaman yang menganggu stabilitas negara.

“Sesuai permintaan Polri, di Jakarta TNI telah menyiapkan 12.000 personel untuk membantu Polri,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi ‎di Jakarta.

Mayjen Sisriadi ‎menjelaskan ‎persiapan yang dilakukan disesuaikan konsisi yang berkembang saat ini dan perkiraan-perkiraannya. Persiapan itu sebagai hal yang normatif di TNI. “TNI juga menyiagakan 20.000 personel di Jakarta, yang siap gerak, untuk mengantisipasi perkembangan situasi yang eskalatif,” jelas Mayjen Sisriadi .

Mayjen Sisriadi ‎menegaskan pada Kamis (16/5/2019) kemarin, telah dilakukan tactical floor game (TGF) untuk menguji dan mengevaluasi kesiapan pasukan terkait pelaksanaan tugas pengamanan pengumuman hasil pemilu. Saat ini, TNI juga sedang gelar latihan e‎vakuasi di Monas guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi.

Menurut Mayjen Sisriadi, ‎kegiatan pengamanan Pemilu 2019 yang dilaksanakan TNI dilakukan sejak masa persiapan sampai seluruh rangkaian kegiatan pemilu berakhir. Artinya mulai tahapan persiapan pemilu sampai proses suksesi anggota Legeslatif dan Presiden selesai.

“Sekarang mereka masih disiagakan untuk tugas itu. Nah sepanjang waktu itu, dari tahap persiapan sampai tahap akhir pemilu, TNI tidak melakukan pengurangan jumlah personel yang disiagakan, tetapi tingkat kesiapsiagaannya yang disesuaikan dengan dinamika di lapangan,” tutur Mayjen Sisriadi seperti dilansir Sabtu (18/5/2019).

Mayjen Sisriadi ‎menambahkan TNI dan Polri menjamin keamanan Pilpres dan Pileg 2019 hingga selesai. Pantang bagi TNI untuk gagal dalam setiap tugas yang dilaksanakan. “Di sekitar markas-markas TNI dan kantor-kantor Polri, bisa dilihat ada baliho-baliho. Di baliho-baliho itu terpampang gambar Panglima TNI dan Kapolri mengepalkan tangan. Apa yang ditulis dalam baliho-baliho itu bukan sekedar slogan tapi komitmen. TNI pantang gagal di medan tugas apapun,” tutup Sisriadi.

Sebelumnya,‎ Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengemukakan situasi pertahanan dan keamanan menjelang penetapan hasil Pemilu oleh KPU pada tanggal 22 Mei mendatang cukup kondusif. Namun TNI dan Polri tetap siaga penuh untuk mengantisipasi berbagai kejadian yang terjadi secara tiba-tiba. “Kami menyiapkan pasukan sebanyak 2/3 dari anggota Polri untuk mengamankan situasi,” kata Hadi di Jakarta. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *