Bamus Bentuk Laskar Adat Betawi

oleh -102 views
Wakil Ketua Bamus Betawi, Rahmat HS. (foto: tama)

JAKARTAPEDIA.id – Badan Musyawarah (Bamus) Betawi bakal menggelar rapat kerja ke-2 di Hotel Sahid, Jakarta Pusat. Rapat kerja ini akan menggodok sejumlah program untuk memastikan kebudayaan Betawi tidak luntur di ibu kota.

“Bus Betawi akan menyelenggarakan raker kedua, insyaallah dilaksanakan di hotel Sahid. Peserta rakernya terdiri dari pengurus, majelis adat dan pimpinan ormas Betawi yang tergabung dalam bamus yang jumlahnya 114 ormas. Raker ini untuk menyusun program ke depannya,” ujar Wakil Ketua Bamus Betawi, Rahmat HS, di Jakarta, Kamis (11/7).

Menurutnya, tahun 2020 akan diusulkan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar festival buaya Betawi sepankang tahun di 2020. Hal ini dianggap penting untuk menjalankan Peraturan Daerah (Perda) No 4 tahun 2015 tentang pelestarian budaya Betawi.

“Kita akan adakan fetival budaya Betawi sepanjang tahun yang akan dilakukan di 44 kecamatan. Kita juga akan pembentukan laskar adat Betawi. Nantinya, laskar adat Betawi akan ada di 267 kelurahan,” katanya.

Dia mengatakan, pembentukan laskar adat Betawi hampir sama dengan pecalang yang ada di Bali. Laskar ini akan ditugaskan untuk mengawal Perda 4 tahun 2015. Salah satunya akan mengontrol penerapan budaya dan ornamen Betawi di hotel dan perkantoran.

“Banyak yang harus dikawal, misalnya hotel menampilkan budaya dan ornamen Betawi sesuai Perda. Dan juga kita akan menertibkan tampilan budaya yang tidak sesuai. Bamus Betawi akan banyak sekali program ke depannya,” jelasnya. (tama)

One thought on “Bamus Bentuk Laskar Adat Betawi

  1. Bagaimana kami mengajukan JPU untuk kebutuhan anak2 sekolah yg terletak wilayahnya di kel.Penggilingan dekat stasiun lama buaran kami sangat kuatir dengan intensitas kereta api jalur double2 trek terhadap anak2 kami wilayah kampung jembatan yg mayoritasnya bersekolah di perumnas klender krn ini generasi penerus sebagai aset bangsa kami sebagai warga peduli akan keselamatan anak2 kami yg melaksanakan aktivitas belajar mereka. Mhn petunjuk bg kami demi keselamatan anak2 kami , berharap kpd pemda setempat untuk dpt mewujudkan itu sbg bentuk tanggung jawab hak keselamatan warga kampung jembatan penggilingan .terima kasih sebelumnya mau membaca dn memperhatikan keluhan warga jakarta timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *