Banyak Anggotanya Menjadi Wakil Rakyat, Bamus Betawi Gelar Syukuran

oleh -217 views

JAKARTAPEDIA.id-Badan Musyawarah (Bamus) Betawi menggelar syukuran atas terpilihnya anggota Bamus Betawi menjadi anggota DPR RI dan DPRD DKI Jakarta. Anggota Bamus Betawi yang menjadi wakil rakyat itu adalah Riano P Ahmad, Habib Muhammad, Syahroni dan Tirta Lunggana menjadi anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PAN. Lalu Abdul Ghoni, Purwanto, dan Wahyu Dewanto menjadi anggota DPRD faksi Gerindra. Serta Abraham Lunggana yang merupakan Ketua Bamus Betawi dipercaya jadi anggota DPR-RI dari PAN.

“Hari ini saya bersyukur, 24 Agustus 2014 lalu saya dilantik jadi anggota DPRD DKI Jakarta. Dan hari ini, banyak anggota Bamus Betawi kembali menjadi wakil rakyat di DPRD DKI Jakarta. Alhamdulillah, saya juga bisa masuk ke Senayan,” ujar Ketua Bamus Betawi, Abraham Lunggana, di Jakarta, Minggu (25/8).

Dalam kesempatan ini, pria yang akrab disapa Haji Lulung ini mengajak seluruh ormas Betawi di Jakarta dan sekitarnya untuk bersatu. Lulung juga menyayangkan adanya pengurus Bamus Betawi tandingan yang pernah melakukan walkout dalam Musyawarah Besar (Mubes) Bamus Betawi pada September 2018 lalu.

“Saat Mubes sebelumnya, saya rela mundur agar haji Oding terpilih jadi Ketua Bamus Betawi. Tapi saat Bamus kemarin, saat saya terpilih jadi Ketua Bamus Betawi, kok mereka malah bikin tandingan. Kalau mau maju lagi, ya tunggu lima tahun ke depan,” kata Lulung.

Politisi PAN ini mengungkapkan, ada sembilan ormas yang menyatakan walkout dalam Mubes ke-7 Bamus Betawi tanggal 1-2 September 2018 di Hotel Twin Plaza, Jakarta Barat. Namun, dia memastikan Mubes itu tidak deadlock dan seluruh peserta Mubes menyuarakan untuk tetap melanjutkan Mubes yang mengamanatkan dirinya sebagai Ketua Umum Bamus Betawi.

“Organisasi ini wadah berhimpun orang-orang betawi sesuai ad/art. Kalau mereka (Zainuddin CS) mau melakukan pelantikan pengurus Bamus Betawi versi mereka, jujur secara sadar, kita dirugikan. Kalau mereka mengklaim orang Betawi, artinya Betawi semakin hari semakin kecil. Padahal Jakarta sebagai tempat orang Betawi, saat ini menjadi sorotan untuk seluruh provinsi,” kata Lulung.

Sesuai tagline “Yuk Guyub, Jaga Kampung Kite”, pihaknya tetap berupaya untuk mengajak Zainuddin CS bergabung dengan Bamus Betawi yang dipimpinnya. Menurutnya, Bamus Betawi bukan organisasi politik yang secara kebiasaan sering melakukan upaya-upaya mencari dirinya untuk bisa diakui.

“Ini berbeda. Ini adalah wadah kaum Betawi . Mereka harus sadar dan mengerti organisasi. Bamus Betawi ini hasil Musyawarah Besar, musyawarah tertinggi. Kalau ada beda pendapat, ya tunggu lima tahun lagi,” tegasnya.

Anggota DPRD DKI Jakarta terpilih, Riano P Ahmad mengatakan, keterwakilan orang Betawi di DPRD DKI Jakarta akan berdampak pada kebijakan pemerintah untuk membangun orang-orang Betawi lebih baik lagi. Menurutnya, ada peningkatan jumlah alokasi anggaran untuk Bamus Betawi dalam APBD DKI Jakarta.

“Periode kemarin saya ketua komisi A. Sebelumnya anggaran Bamus Betawi itu Rp 2,5 miliar. Alhamdulillah kini anggaran Bamus Betawi jadi Rp 5 miliar. Kami mohon doa restunya, semoga masyarakat Betawi bisa tersalurkan aspirasinya melalui wakil rakyat terpilih,” kata Riano, salah satu anggota Bamus Betawi yang jadi anggota DPRD DKI Jakarta. (tama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *