Kubu Prabowo Tetap Ngotot Inginkan MK Diskualifikasi Jokowi-Amin

oleh -818 views
Kuasa hukum Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 selaku pemohon Bambang Widjojanto (kanan) dan Denny Indrayana (kir) mengikuti sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). (ist/ant)

JAKARTAPEDIA.id – Kubu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menginginkan adanya putusan diskualifikasi dari Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap Pasangan Calon (Paslon) Joko Widodo (Jolowi) dan Ma’ruf Amin. Dengan putusan tersebut berarti yang menang Pemilihan Presiden (Pilpres) adalah Prabowo-Sandi.

“‎Kita sih mau yang paling baik, yang ada petitum-petitum awal ya. Ada diskualifikasi dan macam-macam,” kata Koordinator Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto di gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019) sebelum sidang.

Ia tidak menyebut dari dalil mana yang bisa membuat para hakim memberikan putusan diskualifikasi. Dia hanya tegaskan‎ kubu Prabowo-Sandi sudah ajukan 15 petitum atau tuntutan. Salah salah satunya adalah soal diskualifikasi. Kubu Prabowo-Sandi sudah memberikan berbagai bukti dan saksi. Tinggal majelis hakim MK memutuskan.

Saat ditanya tuduhan dari kubu Prabowo-Sandi terkait kecurangan terstruktur, sistematis dan masif (TSM) telah ditolak Mahkamah Agung (MA)‎, Bambang menyebut, apa yang diputuskan MA bukan ditolak tetapi tidak terima. Tidak diterima artinya belum masuk pokok perkara. Mungkin karena kekurangan bukti atau unsur lain.

“Tidak diterima bukan berarti ditolak, tidak diterima itu tidak dibahas substansi materinya. Kalau ditolak itu sudah dibahas namun kemudian argumen kurang. Itu (putusan MA, Red) tidak diterima bukan ditolak. Saya tidak tahu karena bukan saya yang ajuin, tapi yang saya tahu itu tidak diterima,” tutur Bambang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *