Ada 400 Warga Gunakan Listrik Tenaga Surya

oleh -797 views

JAKARTAPEDIA.id-General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya), Ikhsan Asaad mengungkapkan, ada 400 pelanggan PLN yang menggunakan energi baru terbarukan (EBT), yakni Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Jakarta. Penggunaan energi listrik matahari ini gencar disosialisasikan agar membantu suplai listrik dari PLN.

“Jadi, sekarang ini ada kurang lebih 400 pelanggan di Jakarta ini yang menggunakan solar rooftop. Tentunya, pada saat misalkan terjadi listrik padam di PLN atau dari grit PLN, itu masih tetap bisa beroperasi,” ujar Ikhsan usai menemui Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (7/8).

Ke depan, harapnya, semakin banyak rumah dan gedung di Jakarta yang menggunakan solar rooftop. Nantinya, tenaga listrik dari solar rooftop itu bisa dijual ke PLN jika tidak digunakan oleh penghuni rumah atau saat beban kecil.

“Itu juga bisa menjual listriknya ke PLN. Jadi, tidak hanya digunakan sendiri. Misalkan, di gedung ini ada solar rooftop. Pada saat hari libur, tentunya konsumsi listrik di sini akan turun, nah ini bisa disalurkan ke PLN. Sehingga, kalaupun terjadi misalkan worse case seperti kemarin itu, gedung ini tidak sampai padam total,” kata Ikhsan.

Pihaknya juga mengapresiasi langkah Gubernur Anies dalam menyusun SOP tindak darurat sebagai respons konstruktif atas kejadian pemadaman listrik yang menimpa Jabodetabek, Jawa Barat, dan sebagian Jawa Tengah. Selain memastikan seluruh sistem telah beroperasi dan berfungsi normal, Ikhsan menuturkan, PLN akan mendukung pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang direncanakan berjalan massif di Jakarta.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, memastikan akan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Tindakan Darurat untuk jajaran Pemprov DKI Jakarta saat menghadapi kondisi listrik padam. Anies mengakui, ada hikmah besar yang didapat warga saat pemadaman listrik secara massal kemarin.

“Hikmahnya kemudian menyadarkan kita semua pentingnya memiliki standar operasional tindakan dalam kondisi kedaruratan tanpa ada aliran listrik. Banyak dari langkah-langkah kedaruratan yang kita miliki itu dengan asumsi ada aliran listrik. Dan kejadian kemarin membuat kita kemudian menyiapkan SOP saat menghadapi kondisi kedaruratan,” kata Anies.

Selain penyusunan SOP dalam kondisi darurat listrik padam, Anies juga menjelaskan rencana Pemprov DKI Jakarta dalam memenuhi konsumsi listrik di Ibu Kota melalui tenaga surya. Anies berencana akan menyusun langkah-langkah strategis untuk menggalakkan penggunaan panel-panel surya di gedung-gedung pemerintahan maupun sekolah di Jakarta.

“Kita ingin agar lebih banyak lagi generator listrik di Jakarta, pembangkit listrik yang ada di mana-mana. Dan Surya adalah salah satu sumber yang paling memungkin di kota seperti Jakarta. Tapi, disusun dulu bersama-sama. Ini juga bahan pembicaraan dengan pak Menteri ESDM hari Jumat kemarin. Jadi, memang sudah disiapkan rencananya. Diterjemahkan dulu dalam bentuk kerangka kerja. Kemudian dari situ, baru diumumkan untuk didiskusikan bersama,” jelas Anies lebih lanjut. (tama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *