Ojek Online Diajak Taat Bayar Pajak

oleh -1.369 views

JAKARTAPEDIA.id-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta melakukan Sosialiasi Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) Bagi Mitra Pengemudi Grab Indonesia. Pihaknya mengajak pengemudi ojek online itu taat bayar pajak.

Sosialisasi yang dilakukan di kantor BPRD, Rabu (7/8) itu memberikan materi terkait Pajak Kendaraan Bermotor, Pajak Progresif Kendaraan Bermotor, Cara Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor melalui online dan beberapa gerai seperti di SAMSAT Keliling, Kantor Kecamatan dan Gerai Mall dan mengenai proses Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB).

Selain itu, Kepala Unit Penyuluhan dan Pelayanan Informasi Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta, Hayatina memberikan sosialisasi perbedaan jenis-jenis Pajak Daerah dan Pajak Pusat kepada para pengemudi ojek online.

“Diharapkan mereka dapat memahami adanya Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB),” kata Hayati dilansir Media Sosial pada akun BPRD DKI Jakarta.

Ia melanjutkan, target realisasi Pajak Kendaraan Bermotor di tahun 2019 ini sebesar Rp 8,8 triliun sedangkan realisasi pajak hingga 5 Agustus 2019 lalu sekitar Rp 4,9 triliun. Oleh sebab itu, untuk menggenjot realisasi Pajak Kendaraan Bermotor, pihaknya meminta agar informasi yang di dapat kali ini dapat disebar luaskan kepada sanak saudara dan turut serta dalam melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dengan sesuai waktu yang telah ditentukan atau melunasi tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor dan melakukan Bea Balik Nama Kendaraan dengan sesuai aturan yang telah dibuat oleh Pemerintah.

Sementara itu, Kepala Unit PKB BBNKB SAMSAT Jakarta Timur, Bapak Iwan Saepudin mengatakan dalam waktu dekat pihaknya beserta jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, Satpol PP, Kepolisian dan Kelurahan akan melaksanakan razia terkait tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor dengan aturan jika ditemukan terdapat kendaraan bermotor yang memiliki tunggakan 3 tahun kendaraan bermotor tersebut akan dikandangkan oleh pihak Kepolisian dan Pegawai Pajak. (tama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *