Ribuan Orang Ramai-Ramai Punguti Sampah

oleh -667 views

JAKARTAPEDIA.id-Ribuan orang mengikuti kerja bakti pungut sampah di seluruh Jakarta. Aksi bertajuk “Jakarta Clean Up Day (JCUD) 2019” digelar serentak di 55 titik pada Minggu pagi, (25/8/2019).

Selain memungut sampah, 7.000 relawan dari berbagai komunitas ini juga sekaligus memilah antara sampah yang dapat didaurulang (recyclable) dan sampah yang tidak dapat didaurulang (non recyclabe). Sampah tersebut ditempatkan dalam wadah berbeda.

Kemudian, sampah hasil pilahan dikirim ke titik kumpul untuk ditimbang dan direkap oleh tim leader di masing-masing titik. Selanjutnya diangkut menggunakan kendaraan Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup tiap kecamatan ke bank-bank sampah terdekat untuk didonasikan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih mengatakan, kegiatan ini dilakukan serentak hampir di seluruh Jakarta. “Bahkan untuk memperbesar gaung positifnya, Pak Sekda membuat edaran kepada para Camat dan Lurah agar mengerahkan partisipasi masyarakat melalui RT/RW untuk juga turut melakukan kerja bakti di lingkungan masing-masing pada waktu yang bersamaan dengan event ini. Ini untuk menjaga semangat gotong royong di masyarakat,” ujar Andono, di Jakarta Pusat, Minggu (25/8/2019).

Andono mengatakan, keterlibatan masyarakat turut serta mengelola sampah merupakan ciri warga di kota-kota modern. “Pemprov DKI Jakarta berusaha menjalankan peran city 4.0 dengan menyediakan berbagai platform bagi warga agar bisa bergerak bersama. Pak Gubernur ingin pemerintah dan warga berkolaborasi membangun kota,” katanya.

Sementara itu, Plt Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yusiono A. Supalal mengatakan, Dinas lingkungan Hidup memberikan apresiasi kepada penyelenggara dan seluruh komunitas yang terlibat. “Ini bentuk kolaborasi yang baik antara warga, komunitas, dunia usaha, dan pemerintah,” ujarnya.

Salah satu peserta yang berpartisiapasi dalam JCUD 2019 adalah komunitas Gerakan Orang Muda Peduli Sampah dan Lingkungan Hidup (Gropesh). Ratusan orang yang tergabung dalam Gropesh bersama warga setempat melakukan gerakan pungut sampah di kawasan padat Cililitan Besar, Jakarta Timur.

Pendamping komunitas Gropesh, Mona Windoe mengatakan, sebagai warga Jakarta dia merasa terpanggil untuk peduli terhadap lingkungan sekitar dalam bentuk kongkrit.

“Kepedulian itu dimulai dari situasi lokal. Banyak cara sederhana yang bisa kita lakukan, baik dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan kita. Contohnya dengan memilah sampah dari sumbernya, membawa botol minum, membawa kantong belanja yang tidak sekali pakai,” kata Mona Windoe. (tama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *