PKS-Gerindra Senada, Nama Cawagub DKI Masih Nama Lama

oleh -492 views

JAKARTAPEDIA.id-Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi memastikan calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta masih nama lama, yakni Agung Yulianto (Sekretaris DPW PKS) dan Ahmad Syaikhu (Mantan Wakil Walikota Bekasi). Wacana pergantian nama cawagub kembali mencuat usai anggota DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 dikukuhkan.

“Kalau PKS, sampai hari ini masih dua nama itu. Pansus kan tidak ada hubungannya dengan calon. Pansus itu hubungannya dgn pelaksanaannya, tentatifnya. Kalau calon, itu hubungannya dengan partai pengusung,” ujar Suhaimi, di Jakarta, Jum’at (30/8).

Meski demikian, pihaknya enggan sesumbar nama-nama cawagub itu tetap pasti atau diganti. Pihaknya hanya berpedoman pada surat keputusan DPP PKS dan Gerindra yang selama ini mengajukan nama Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.

“Kalai kita, berpedoman pada surat yang ada di DPP. sementara pegangan kita itu saja. Kita masih berpedoman pada surat awal. Kita akan sampaikan kalau ada surat dari DPP lagi. Jadi, kita selalu berperan secara organisatoris begitu,” kata Suhaimi.

Senada dengannya, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Syarif memastikan nama cawagub masih nama lama. Meski demikian, dia tak mempermasalahkan usulan yang sempat disuarakan oleh Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono agar cawagub diisi nama baru seiring adanya pergantian anggota DPRD DKI Jakarta.

“Tapi kan harus dalam kepurusan partai. Terutama adalah arahan dan keputusan ketua dewan pembina sekaligus ketum yakni pak Prabowo Subianto. Saat ini, dua nama yang diajukan PKS belum berubah,” kata Syarif.

Sebelumnya diketahui, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, mengaku lebih setuju jika wakil gubernur DKI Jakarta, pendamping Gubernur Anies Baswedan berasal dari kalangan pensiunan militer atau kepolisian. Pasalnya, kata dia, tokoh dari kalangan pensiunan TNI-Polri pasti bakalan mampu menciptakan ketertiban dan kedisplinan Kota Jakarta.

“Untuk Wagub di DKI Jakarta yang mendampingi Anies Sebaiknya dari tokoh pensiunan militer atau polisi,” katanya di Jakarta, beberapa waktu lalu. (tama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *