Resmi Dilantik Jadi Sekda DKI Jakarta, Marullah Matali: Sekda itu Adalah Staf Gubernur

oleh -116 views
Marullah Matali usai dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Jakarta pada Senin (18/1/2021) di Balai Agung Pemprov DKI Jakarta. (foto: indra)

JAKARTAPEDIA.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik Sekretaris Daerah (Sekda) pengganti Saefullah, yakni Marullah Matali pada Senin (18/1/2021) pukul 16.00 WIB.

Usai pelantikan yang digelar di Balai Agung Pemprov DKI Jakarta, Marullah Matali mengungkapkan bakal bersinergi serta melanjutkan program yang sudah dilakukan Sekda yang lama.

“Saya minta dukungannya untuk bersinergi yang baik, mudah-mudahan apa yang pernah dilaksanakan oleh Pj Sekda, oleh alrmarhum Pak Saefullah bisa saya lanjutkan,” tegas mantan Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan ini saat diwawancara soal program selanjutnya ke depan oleh wartawan pada Senin (18/1/2021).

Lebih lanjut diungkapkan, penanganan pandemi Covid 19 menjadi prioritas Pemprov DKI Jakarta sesuai dengan arahan Ketua Gugus Tugas, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

“Nanti akan ada arahan-arahan terkait dengan sekarang ini, sudah sangat gawat sekali di Jakarta, Indonesia, untuk penanganan Pandemi Covid 19 tentu kita akan memaksimalkan penanganannya terutama terkait vaksin. Jakarta sudah mulai, mudah-mudahan dengan dukungan masyarakat yang baik akan meminimalisir perlahan-lahan apa yang disampaikan Pak Gubernur tadi tentu menjadi perhatian saya,” kata Marullah Matali menambahkan.

Menurutnya, posisi menjadi Sekda itu adalah Staf Gubernur. Jadi, dia akan memaksimalkan memberikan dukungan terhadap semua arahan-arahan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

“Pak Gubernur menyebutkan soal Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), antara lain juga KSD (Kegiatan Strategis Daerah), saya kira kegiatan-kegiatan tersebut sesuai dengan arahan beliau memang harus menjadi perhatian saya dan jajaran di lingkup Pemprov DKI,” jelasnya lagi.

“Apabila bisa mewujudkan perintah Gubernur, saya selaku Sekda yaitu Staf Gubernur mudah-mudahan apa yang diinginkan oleh Pak Gubernut dalam rangka membangun Jakarta, menata Jakarta atau dalam istilah yang populer sekali, Maju Kotanya, Bahagia Warganya bisa kita wujudkan,” tambah Marullah Matali.

Resmi menjabat sebagai Sekda Pemprov DKI Jakarta,Marullah Matali, selanjutnya mulai Senin (18/1/2021) berkantor di Balaikota DKI Jakarta. Dia menegaskan, tidak ada acara seremonial di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan. Apalagi mengingat situasi Pandemi Covid 19 saa ini.

“Saya sudah pamit melalui zoom meeting, sampaikan ke teman-teman, saya katakan mohon doa, saya juga enggak pamit pergi jauh. saya ada di lingkup sini juga masih di lingkungan Pemprov DKI Jakarta,” jelasnya.

Saat ditanyakan wartawan mulai besok mau lakuin apa? Marullah Matali kembali menegaskan jika dia adalah Staf Gubernur, yang akan melakukan perintah sesui arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Saya tidak bisa melakukan apa-apa kecuali perintah Pak Gubernur, jadi yang akan saya lakukan adalah perintah Pak Gubernur yang terkait dengan Pemprov DKI Jakarta itu yang akan saya lakukan,” tandasnya.

Sedangkan soal rencana penataan birokrasi di Pemprov DKI Jakarta, ia mengaku jauh-jauh hari sudah dilakukan terus penataan. “Jadi bukan pekerjaan baru kalau misalnya saya hari ini langsung menata birokrasi, sekarang juga sedang berlangsung, kemarin jadi Wali Kota Jakarta Selatan juga saya sudah diundang teman-teman dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengajukan penataan birokrasi di lingkup Balai Kota Pemprov DKI Jakarta,” akunya.

Sementara itu Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Senin mngungkapkan, Marullah Matali ditunjuk secara langsung oleh Presiden Joko “Jokowi” Widodo sebagai Sekda DKI, setelah ada tiga nama yang diserahkan Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Tahun 2020 ke Presiden pada pada Desember 2020.

Riza mengatakan proses pemilihan sejak awal dilakukan sesuai mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang ada.

“Dilakukan secara profesional, transparan sampai dengan tiga besar, dan sudah di diserahkan kepada pemerintah pusat karena Sekda ini eselon I bagian dari kewenangan pusat,” kata dia.

Riza menyebutkan pihaknya menerima apapun keputusan dari pemerintah pusat.

Riza juga buka suara terkait pengganti Marullah Matali yang sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Selatan.

Dia mengatakan pengganti Wali Kota Jakarta Selatan akan mulai dibicarakan dan belum diputuskan. “Nanti pak gubernur akan memimpin rapat untuk menentukan siapa akan menjadi wali kota┬áJakarta Selatan,” ujar dia.

Hingga 11 Desember 2019, Marullah termasuk tiga nama terbaik yang lolos tahap seleksi untuk menjadi Sekda DKI. Selain dia, dua nama lainnya yakni Asisten Sekda Bidang Ekonomi Sri Suharti dan Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko. Marullah terpilih sebagai Sekda DKI melalui lelang terbuka. (dra/jek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *