Selama Dua Hari Diterjang Banjir, 25 Titik Banjir di Jalanan Jakarta Selatan

oleh -13 views
Ilustrasi. (ist)

JAKARTAPEDIA.id – Sedikitnya terdapat 25 titik lokasi banjir di ruas jalan Jakarta Selatan dengan ketinggian air antara 30 sentimeter (cm) hingga 150 cm selama dua hari belakangan ini intensitas hujan sangat tinggi.

“Total ada 25 titik lokasi banjir yang menggenangi jalan di Jakarta Selatan,” kata Kepala Suku Dinas (Sudin) Perhubungan Jakarta Selatan, Budi Setiawan, di Jakarta, saat dikonfirmasi Minggu (21/2/2021).

Budi mengatakan banjir menutup ruas jalan dengan panjang antara 20 meter hingga dua kilometer (km) sejak pukul 06.00 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, 25 ruas jalan tersebut masih terendam banjir dan belum bisa diakses.

Berikut rincian 25 titik lokasi banjir yang dihimpun Sudin Perhubungan Jakarta Selatan :

1. Jalan Swadaya, ketinggian air 60 cm, panjang jalan terendam 200 meter, kondisi tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat dan roda dua.

2. Jalan M Saidi Raya, ketinggian 30 cm, panjang jalan terendam 30 meter, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

3. Jalan ITC Cipulir, ketinggian 40 cm, panjang jalan terendam 200 meter, kondisi tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

4. Jalan Gandaria V, ketinggian 150 cm, panjang jalan terendam satu km, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

5. Jalan Moh Kahfi II, ketinggian 15-20 cm, panjang jalan terendam satu km, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

6. Jalan Pemuda Srengseng Sawah, ketinggian 60 cm, panjang jalan terendam 100 meter, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

7. Jalan Kapten Tanderan, ketinggian 30-50 cm, panjang jalan terendam satu km, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

8. Gang Langgar, ketinggian 150 cm, panjang jalan terendam tiga km, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

9. Jalan Bank, ketinggian 50 cm, panjang jalan terendam dua km, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

10. Jalan Pulo ketinggian 150 cm, panjang jalan terendam satu km, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

11. Jalan Pangeran Antasari, ketinggian 20 cm, panjang jalan terendam 30 meter, bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

12. Jalan Jenderal Sudirman, ketinggian 30-50 cm, panjang jalan terendam 5-10 meter, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

13. Komp Polri, ketinggian 50 cm, panjang jalan terendam 10 meter, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

14. Jalan Puri Mutiara, ketinggian 90 cm, panjang jalan terendam 50 meter, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

15. Jalan Puri Sakti I, ketinggian 150 cm, panjang jalan terendam 200 meter, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

16. Jalan Pasar Kambing, ketinggian 100 cm, panjang jalan terendam 250 meter, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

17. Jalan Pondok Karya, ketinggian 150 cm, panjang jalan terendam 2 km, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

18. Jalan Pasar Buncit, ketinggian 60 cm, panjang jalan terendam 200 meter, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

19. Jalan Pela Mampang, ketinggian 100 cm, panjang jalan terendam 150 meter, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

20. Jalan Mampang Prapatan, ketinggian 60 cm, panjang jalan terendam 150 meter, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

21. Jalan Al Makmur, ketinggian 120 cm, panjang jalan terendam 80 meter, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

22. Jalan Pejaten Village, ketinggian 150 cm, panjang jalan terendam 20 meter, bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

23. Jalan TB Simatupang, ketinggian 100 cm, panjang jalan terendam 60 meter, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

24. Jalan Benda Bawah Cilandak Timur, ketinggian 100 cm, panjang jalan terendam 50 meter, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

25. Pintu Tol Ampera, ketinggian 50 cm, panjang jalan terendam 600 meter, tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua.

(dra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *