Lelang Jabatan Tidak Laku, DPRD Bakal Bentuk Pansus Untuk Selidiki

oleh -53 views
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi. (ist)

JAKARTAPEDIA.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan pihaknya akan membentuk panitia khusus (pansus) untuk melihat alasan 239 Aparatur Sipil Negara (ASN) administrator yang menolak ikut lelang jabatan eselon II di Pemerintah DKI Jakarta. Pansus akan memanggil 239 ASN itu untuk mendalami latar belakangnya.

Menurut Prasetio, ASN abdi negara yang wajib bekerja profesional dan karirnya berjenjang secara kaku sesuai undang-undang. Apalagi gaji ASN di Jakarta paling tinggi sensasional. “Jadi, aneh keberatan mereka menolak berkarir,” ujar Prasetio pada Kamis (27/5/2021).

Prasetio juga meminta pansus memanggil pakar dan ahli dari instansi terkait, seperti Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Badan Kepegawaian Negara, hingga akademisi.

Pansus akan memintai pendapat tentang bagaimana seharusnya sistem pengelolaan birokrasi pemerintah dan Sumber Daya Manusia (SDM). “Sehingga kami bisa mendapatkan gambaran utuh, tidak setengah-setengah,” ujar Prasetio.

Seperti diketahui sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan mengumpulkan 239 ASN di lapangan Balai Kota DKI Jakarta pada 10 Mei 2021 lalu. Mereka yang dikumpulkan enggan mengikuti lelang 17 jabatan tingkat eselon II meski telah memenuhi syarat.

Lelang jabatan yang tak dihiraukan itu menghambat peremajaan jabatan di lingkungan Pemerintah DKI Jakarta. Anies Baswedan mengucapkan malu karena ASN abai dengan perubahan yang dibuatnya mengenai seleksi jabatan eselon II. “Malu sebenarnya kita. Saya ingin sampaikan di sini kita malu sebenarnya. Malu kenapa ada yang tidak dilaksanakan,” kata Anies. (dra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *