Budi Awaludin Berjanji Berikan Layanan Cepat, Mudah dan Bebas Pungli

oleh -117 views
Budi Awaludin akhirnya resmi sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta. Budi merupakan satu dari 13 Pejabat Tinggi Pratama yang dilantik Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (20/8/2021). (ist/bjc)

JAKARTAPEDIA.id – Budi Awaludin akhirnya resmi sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta. Budi merupakan satu dari 13 Pejabat Tinggi Pratama yang dilantik Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (20/8/2021).

Budi Awaluddin, Kepala Disdukcapil Provinsi DKI Jakarta. (foto: Indra)

Budi mengatakan, Dinas Dukcapil DKI Jakarta akan memberikan pelayanan terbaik bagi setiap warga Jakarta secara cepat, mudah dan bebas pungutan pembohong (pungli) .

“Kita berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan menyenangkan bagi masyarakat terkait administrasi yang diperlukan sejak lahir sampai meninggal,” ujarnya.

Pria yang dikenal bersahaja ini mengaku tidak cepat berpuas diri meski pelayanan yang diberikan Dinas Dukcapil sudah berjalan dengan baik. dan jajaran akan terus meningkatkan pelayanan sekaligus menyelesaikan seluruh program yang menjadi target dan yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Janji Gubernur, serta Kegiatan Strategi Daerah (KSD).

“Untuk saat ini semua sudah berjalan baik di tingkat pelayanan cakupan target dan kinerja kita menjadi program dari Pemprov DKI Jakarta sebagaimana telah ditargetkan dalam RPJMD, 23 Janji Gubernur, dan Kegiatan Strategis Daerah (KSD),” terangnya saat ditemui usai pelantikan.

Menurutnya, Dinas Dukcapil DKI Jakarta saat ini berkomitmen mendukungnya mendukung gerakan vaksinasi di Ibukota dengan membuka layanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di setiap kelurahan.

Layanan ini bertujuan memberikan kemudahan dan menjadi solusi bagi warga yang belum mendapatkan layanan vaksinasi COVID-19 karena terbentur masalah kepemilikan NIK.

“Saat ini program terdekat adalah dalam rangka mendukung pemberian vaksin terutama untuk penduduk rentan yang belum punya NIK. Kita sudah sosialisasikan kepada seluruh masyarakat yang belum punya NIK silakan datang ke kantor kelurahan. Insya Allah tiga hari sudah bisa kita berikan NIK sesuai ketentuan yang ada dalam rangka pemberian hadiah kepada masyarakat,” bebernya.

Ia menambahkan, pelayanan publik berbasis teknologi informasi juga terus dikembangkan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, aman dan nyaman seperti Alpukat Betawi, silaporlagi-dukcapil.jakarta.go.id , s.id/ONLINEDUKCAPIL, dan melalui WhatsApp atau Telegram Chat.

“Dalam masa pandemi saat ini pelayanan aplikasi secara online menjadi solusi terbaik bagi masyarakat dalam mendapat pelayanan yang terbaik dari Dukcapil. Selama persyaratannya lengkap pengurusan tidak sampai satu jam selesai,” ujarnya. (dra/jek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *