Gubernur Anies Baswedan Ajukan Dua Nama untuk Mengisi Jabatan Wali Kota Jakbar & Jaksel

oleh -22 views

JAKARTAPEDIA.id – Anies Baswedan mengajukan dua nama untuk mengisi jabatan walikota di dua wilayah Jakarta. Kedua nama yang di kirim ke DPRD DKI Jakarta yaitu Yani Wahyu Purwoko untuk Wali Kota Jakarta Barat dan Munjirin sebagai Wali Kota Jakarta Selatan.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono mengatakan, kedua calon walikota tersebut telah menjalani fit and proper test.

Kata Mujiono, pihaknya tidak hanya mengajukan sejumlah pertanyaan namun mengingatkan beberapa pekerjaan rumah aatau PR yang harus segera dibenahi Setelah resmi menjabat.

“Dua jam kami lakukan fit and proper test dengan beberapa pertanyaan dan sekaligus PR buat mereka, rangkumannya itu. Ditambah dengan beberapa hal-gal yang krusial yang mngkin belum tercatat di bahan ini, akan menjadi perhatian mereka,” kata Mujiyono kepada wartawan, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/9/2021).

Politisi Demokrat itu juga memberikan saran dan masukan kepada para calon walikota agar lebih komunikatif dengan semua pihak termasuk dengan legislatif.

Selain itu, imbuh dia, jabatan merupakan amanah yang harus diemban dengan tanggung jawab. Namun dalam pelaksanaannya dibutuhkan inovasi-inovasi untuk memaksimalkan target kerja dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Masalah begitu sebaiknya diperbaiki. Komunikasi yang bagus itu kunci suksesnya sebuah jabatan. Jabatan itu adalah amanah dan dia tidak hanya copy paste dengan hal-hal normatif terdahulu. Dia harus ada inovasi-inovasi,” ujar Mujiyono.

Terlebih, sambung Mujiono, PR bagi walikota Jakarta Barat cukup banyak untuk segera ditangani seperti masalah pengangguran, RW kumuh dan pemecahan kelurahan. Selain itu masalah  krusial lainnya yang perlu menjadi perhatian walikota baru yaitu penanganan banjir.

“Tingkat penganggurannya di Jakarta Barat cukup tinggi tuh. Selain itu soal RW kumuh, soal pemecahan kelurahan kapuk. 172 ribu penduduk dalam satu kelurahan, itu bisa pecah jadi 2-3 kelurahan. Terus daerah-daerah banjir, kondisi wilayah yang boleh dibilang kumuh. Kadang-kadang kalau kita di kalideres itu “ini Jakarta bukan ya” kadang-kadang begitu kan,” paparnya.

Sementara untuk wilayah Jakarta Selatan, Mujiyono memberikan sejumlah catatan pada calon walikota untuk diselesaikan.

Dia menyebutkan, untuk Jakarta Selatan, yaitu gedung kantor camat Mampang Prapatan masih jauh dari standard. Dia juga meminta walikota baru untuk mengoptimalkan penataan wilayah Tebet sama Manggarai.

“Dua wilayah tersebut masih dalam kebijakan strategis daerah di mana harus terreport day by day. Masa jabatan Gubernur kan sampai tahun 2022. Artinya RPJMD selesainya tahun 2022. Nah itu harus kita tuntaskan terkait kewilayahan. Itu banyak,” tuturnya.

Setelah itu, Mujiyono menyatakan keduanya layak mengemban jabatan sebagai Wali Kota Jaksel dan Jakbar.

Selanjutnya pihaknya akan menyampaikannya surat rekomendasi kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar segera melantik Yani dan Munjirin.

“Kesimpulannya adalah rekomendasi ke Gubernur bahwa dua orang calon Wali Kota tadi diputuskan layak. Nggak bilang bagus, sedang atau apa. Layak,” pungkasnya. (dra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *