Wagub Ariza: Mereka Tidak Terlibat Korupsi Lahan Munjul

oleh -68 views
Cawagub dari Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria. (ist)

JAKARTAPEDIA.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (21/9/2021) besok.

Kedua pimpinan tersebut bakal diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pembelian lahan di Munjul, Jakarta Timur yang menjerat eks Dirut PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meyakini, Anies dan Pras bakal hadir besok.

“Mereka adalah pimpinan yang patuh dan taat pada hukum. Kami akan memberikan klarifikasi jika memang diperlukan,” ucapnya, Senin (20/9/2021).

Politisi Gerindra ini pun meyakini bahwa mas Anies dan Prasetyo tidak terlibat dalam dugaan kasus korupsi ini.

“Prinsipnya kami meyakini kami tidak terlibat dalam kasus-kasus yang sedang ditangani KPK terkait kasus tanah ya,” ujarnya di Balai Kota.

“Kami yakin, pak Pras, pak Anies, pak Taufik juga yang sudah (dipanggil duluan), tidak terlibat kasus tanah ini,” tambahnya menjelaskan.

Dilansir dari kompas.com, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi pada Selasa (21/9/2021) besok.

Anies dan Prasetyo Edi diperiksa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada tahun 2019.

Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Corneles Pinontoan.

“Informasi yang kami terima benar, tim penyidik mengagendakan pemanggilan saksi untuk tersangka YRC (Yoory Corneles Pinontoan) dkk, diantaranya yaitu Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) dan Prasetyo Edi Marsudi ( Ketua DPRD DKI Jakarta) untuk hadir pada Selasa (21/9/2021) bertempat di Gedung KPK Merah Putih,” ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri Senin (20/9/2021).

Ali menjelaskan, pemanggilan seseorang sebagai saksi berdasarkan kebutuhan penyidikan.

Sehingga, dari keterangan para saksi itu, perbuatan para tersangka tersebut menjadi lebih jelas dan terang.

“Saat ini, Tim Penyidik terus melengkapi berkas perkara tersangka YRC dkk dengan masih mengagendakan pemanggilan dan pemeriksaan sejumlah saksi,” ucap Ali.

“KPK berharap kepada para saksi yang telah dipanggil patut oleh tim penyidik untuk dapat hadir sesuai dengan waktu yang disebutkan dalam surat panggilan dimaksud,” tutur dia. (dra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *