PDIP DKI Dirikan Dapur Umum Untuk Bantu Warga yang Isoman

oleh -18 views
Situasi para relawan mempersiapkan makanan di Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Jakarta Selatan untuk kemudian disalurkan pada warga yang tengah isoman. (ist)

JAKARTAPEDIA.id – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan DKI Jakarta berinisiasi membuka dapur umum untuk membantu warga yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) menyusul pandemi COVID-19 yang hingga saat ini masih memprihatinkan.

Pihak DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta membuka dapur umum tersebut tersebar di lima wilayah kota Jakarta serta satu di kantor DPD Provinsi DKI Jakarta.

“Untuk membantu warga DKI yang sedang menjalankan isolasi mandiri, kami membuka fasilitas dapur umum di lima wilayah kota dan satu di kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi DKI Jakarta,” ujar Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Adi Widjaja dalam keterangan di Jakarta, Selasa (20/7/2021) kemarin.

Oleh karena pandemi yang masih tinggi, Adi menyebut dapur umum kali ini menyesuaikan dengan kondisi PPKM Darurat dan protokol kesehatan sehingga paket makanan akan dikirim kepada pasien isolasi mandiri dengan menggunakan ojek daring (ojol).

Daftar menu yang dipersiapkan, lanjut Adi, sudah berkoordinasi terlebih dahulu dengan para ahli gizi, sehingga bisa memenuhi kebutuhan gizi pasien isolasi mandiri. “Tim dapur umum juga setiap hari sebelum melakukan kegiatan, akan ‘swab’ (tes usap) antigen terlebih dahulu,” ujarnya.

Warga, kata dia, bisa mendapatkan bantuan dari partai dengan melakukan pendaftaran pada laman web https://linktr.ee/Fpdipjkt dan memilih wilayah yang terdekat dengan lokasi isolasi mandiri mereka.

“Dan kami akan mengirimkan paket makanan selama tujuh hari,” lanjut Adi Widjaja

DPD PDI Perjuangan berkomitmen menyediakan 200 paket makanan di masing-masing wilayah setiap hari.

“Kami PDI Perjuangan DKI Jakarta berharap dan percaya pandemi COVID akan cepat berakhir, dan dengan gotong royong seluruh warga serta tentunya ini sesuai arahan partai, kami harus selalu hadir di tengah masyarakat dengan semangat gotong royong terutama dalam masa pandemi seperi ini,” ucapnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, kasus aktif (yang tengah dirawat atau isolasi mandiri) turun 6.123 kasus, sehingga jumlah kasus aktif berdasarkan laporan yang masuk Selasa ini masih 94.673 kasus. (jek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *