Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta Soal Interpelasi Formula E Tetap Digelar Meski Tidak Capai Kuorum

oleh -14 views
Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta. (ist)

JAKARTAPEDIA.id – Rapat paripurna interpelasi Formula E meskipun tak mencapai kuorum tetap digelar dua fraksi yakni PDIP dan PSI. Rapat di pimpin langsung Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

Sebelumnya rapat sudah diskor sebanyak dua kali. Dalam penyampaiannya, ketua rapat Prasetio menjelaskan, total peserta yang hadir 31 orang dan belum kuorum.

“Hari ini posisi peserta masih berjumlah 31 orang yang harusnya adalah 51 baru kita mengambil keputusan. Jadi teman teman…,” kata Prasetio dalam paripurna interpelasi Formula E, Selasa (28/9/2021).

Tak lama setelah Prasetio berbicara, sejumlah peserta rapat mengajukan interupsi. Salah satunya datang dari anggota DPRD F-PDIP, Agustina H (Tina Toon), yang meminta paripurna tetap diperjuangkan dan tidak diundur.

“Ketua mohon hak interpelasi ini diperjuangkan, jangan langsung ditutup maupun ditunda lagi. Karena ini hak bertanya kami sebagai perwakilan rakyat, Ketua, atas program Pemprov yang ada temuan BPK dan pemborosan,” kata Tina Toon.

“Balapan nggak bikin kenyang ketua, kita masih COVID, masih banjir masih terancam banyak, Ketua, sebagai warga. Banyak prioritas, mohon Ketua jangan sampai ditutup. Tolong berikan kami kesempatan menyampaikan usulan,” sambungnya.

Sementara itu menanggapi digelarnya paripurna interpelasi, Wakil Ketua DPRD DKI Moh Taufik menyebut rapat paripurna itu tidak sah dan melanggar aturan.

“Sementara, dalam Pasal 80 ayat 3 Tatib DPRD DKI Jakarta tertera dengan jelas bahwa surat (undangan) keluar wajib ditandatangani Ketua DPRD DKI Jakarta dan setidaknya mendapat paraf dua Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta,” jelas Taufik.

“Itu baru soal aturan dalam undangan untuk pelaksanaan sidang paripurna. Jadi bagaimana mungkin sidang dapat dilanjutkan sementara banyak aturan yang dilanggar,” pungkasnya. (indra)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *