MPPC AMGPM I Eklesia Wetar Barat: Tantangan dan Harapan dari Pulau-pulau Terluar

oleh -457 views

MALUKU BARAT DAYA, MALUKU (JAKARTAPEDIA.id) – Dalam menjawab amanat konstitusi organisasi maka AMGPM Daerah Wetar Cabang Eklesia menggelar Musyawarah Paripurna Pimpinan Cabang AMGPM Eklesia (MPPC).

MPPC yang berlangsung pada Kamis 16 September 2021 ini merupakan musyawarah perdana bagi AMGPM Cabang Eklesia dan Desa Telemar, Kecamatan Wetar Barat didaulat sebagai tuan dan nyonya rumah.

Desa Telemar sendiri merupakan salah satu desa dari 4 desa di Kecamatan Wetar Barat Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku.

MPPC AMGPM Eklesia diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt.Yuni Uletedalam khotbahnya, Ulete mengajak kader AMGPM untuk meladeni sifat Kristus.

“MPPC bukan ajang baku malawang gagasan siapa yang lebih baik, tapi bagaimana lewat MPPC hadir kontribusi pikiran-pikiran yang membangun guna pelayanan yang lebih baik ke depan,” ungkap Pdt.Yuni Ulete dalam khotbahnya.

Selanjutnya Daniel Maika selaku Ketua Cabang dalam sambutannya mengajak Kader AMGPM untuk tidak berkecil hati dengan stigma Wetar sebagai daerah terluar, terjauh dan terjiku.

“Stigma yang melekat pada kita di daerah Wetar ini jangan membuat kita berkecil hati,” ungkap Daniel Maika.

“Justru stigma ini harus memotivasi para kader AMGPM di Wetar berbuat terbaik dalam pelayanan dan meningkatkan sinegritas untuk Wetar yang lebih baik,” tambahnya.

Memang selama ini Wetar dikenal sebagai pulau terluar dan terjauh sehingga masih banyak keterbatasan dan kekurangan. Salah satunya adalah jaringan telepon dan internet yang kurang memadai sehingga masyarakat agak sulit berkomunikasi.

Maika berharap lewat MPPC ini diharapkan AMGPM selain meningkatkan pelayanan juga mampu menciptakan kontribusi pikir yang baik yang diaplikasikan lewat aksi untuk Pulau Wetar yang lebih baik ke depan .

Kegiatan MPPC AMGPM EKLESIA yang pertama ini turut dihadiri oleh: Pdt.Maria R Udiata (Ketua Daerah AMGPM Wetar), Pdt.Yenni Ulete (Koordinator Wilayah), Pdt.Semuel Dadiara (Majelis Pekerja Klasis) dan Pdt.F Bobby Parinussa (Pengurus Daerah). (natan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *