Ingin Aman Pergi ke Dokte Gigi Saat Pandemi? Baca Dulu Tips-nya

oleh -95 views
Dokter gigi dan perawat menggunakan alat pelindung diri (APD) level 3. (Foto: Dok. RSGM Yarsi/beritasatu)

JAKARTAPEDIA.id – Anda sedang sakit gigi? Rasa was-was akan penyebaran virus covid-19 membuat setiap orang harus ekstra hati-hati dalam memilih fasilitas dokter gigi yang aman.

Apalagi di masa pandemi ini memang disarankan untuk menggunakan layanan konsultasi dokter gigi online terlebih dahulu, sebelum memutuskan harus pergi ke dokter gigi.

Lalu bagaimana jika tetap harus pergi ke dokter gigi? Pastikan fasilitas dokter gigi yang dituju memiliki modifikasi fasilitas pelayanan untuk memastikan tindakan dokter gigi yang aman dan steril.

Seperti dilansir dari Beritasatu.com, Sabtu (29/8/2021) menyebutkan, ada beberapa protokol pada fasilitas kesehatan untuk mencegah penularan virus covid-19.

Pertama, tindakan perawatan gigi dilakukan di ruang perawatan gigi dengan tekanan negatif.

Dengan tekanan udara yang negatif, maka sirkulasi udara terbuang keluar dan tidak hanya berputar di dalam ruangan.

Melalui sirkulasi yang baik, maka partikel aerosol yang berada di dalam ruang perawatan dapat diminimalisir.

Pasien dapat memastikan tekanan ruangan dengan melihat alat indikator yang dipasang di luar ruang perawatan.

Kedua, dokter gigi dan perawat memakai APD (alat pelindung diri) lengkap level 3 saat melakukan tindakan gigi.

APD dengan level tertinggi digunakan sebagai proteksi bagi pasien dan tenaga medis.

Ternyata pemakaian APD yang lengkap saja tidak cukup, petugas medis juga harus memerhatikan urutan pemasangan dan pelepasan APD dengan benar.

Ketiga, ruang tindakan di-desinfeksi oleh petugas setiap pergantian pasien. Seluruh permukaan dalam ruangan, terutama pada area yang tersentuh oleh tenaga medis dan pasien harus di-desinfeksi sebelum mengerjakan pasien selanjutnya.

Cairan pembersih ruangan yang adekuat dan manajemen limbah medis juga harus menjadi prioritas selama pandemi covid-19 masih berlangsung.

Keempat, alat dan instrumen yang telah dipakai, dibersihkan dan disterilisasi di central sterile supply department sesuai protokol kesehatan. Pengawasan dan kalibrasi alat sterilisasi secara berkala diperlukan agar alat yang dipakai selalu dalam keadaan steril dan siap pakai.

 Kelima, penggunaan extra oral suction yang berfungsi efektif menangkap tetesan dan aerosol di udara selama perawatan berlangsung. Extra oral suction dapat meningkatkan proteksi dan mencegah penularan virus covid-19 bila digunakan saat penambalan gigi, veneer, pembersihan karang gigi, pencabutan gigi, operasi gigi bungsu dan perawatan gigi lainnya.

Keenam, pastikan rumah sakit gigi dan mulut yang dituju memiliki fasilitas penunjang yang lengkap. Misalnya, lab rontgen gigi – dental x ray, farmasi, dan dokter gigi spesialis lengkap yang siap melayani. Dengan kelengkapan fasilitas rumah sakit, maka pasien tidak perlu berpergian dan berpindah ke banyak tempat untuk menyelesaikan perawatan giginya. (ist/jek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *