Ketua Bamus Betawi Sambut Bekasi Masuk DKI

oleh -440 views

JAKARTAPEDIA.id-Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Betawi Abraham Lunggana alias Haji Lulung menyambut baik wacana bergabungnya Kota Bekasi menjadi bagian DKI Jakarta dengan nama Jakarta Tenggara. Politisi PAN yang juga tokoh masyarakat Tanah Abang ini mengaku optimistis dengan bergabungnya Kota Bekasi, maka sejumlah persoalan Jakarta bisa cepat teratasi.

“Semestinya jangan cuma Bekasi yang gabung. Tapi juga Bogor, Depok, Tangerang dan Cianjur. Ini seperti konsep Pak Sutiyoso yang mengusulkan megapolitan,” kata Haji Lulung di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (20/8).

Menurut Haji Lulung, ada beberapa keuntungan yang didapat Jakarta jika daerah penyangga bergabung, di antaranya permasalahan banjir dan kemacetan bisa diatasi.

“Kalau saya setuju aja dia gabung ke Jakarta. Perekonomian lebih terintegrasi, mengatasi persoalan seperti banjir, macet dan lainnya. Banjir itu kan harus diselesaikan dari hulu ke hilir. Jadi kalau Gubernur DKI itu setingkat menteri jadi nantinya lebih mudah kan mengatasinya,” kata Ketua Umum Bamus Betawi ini.

Mantan Wakil Ketua DPRD DKI ini pun menuturkan, wacana tersebut harus menjadi tantangan bagi pemerintah.

“Jadi saya mendukung. Nah ini tantangan buat Pak Anies, ayo kita coba. Keuntungannya juga nanti kan wali kota dipilih kan, bukan diangkat,” tutup Haji Lulung.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan merespon soal wacana bergabungnya Kota Bekasi dalam wilayah Provinsi DKI Jakarta. Anies mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait hal tersebut.

“Begini, kita adalah sebuah negara kesatuan, pembagian wilayah adalah wewenang pemerjntah pusat. Jadi secara prinsip Pemprov DKI harus mentaati keputusan pemerintah pusat. Aspirasi itu kita menghargai, kita menghormati dan biar berproses di pemerintah pusat karena prosesnya bukan antar wilayah,” kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (19/8).

Menurutnya, secara ekonomi, kawasan Jakarta merupakan penyangga ekonomi yang terintegrasi satu sama lain. Jadi saling berhubungan satu dengan yang lainnya.

“Hanya secara administrasi pemerintahan yang berbeda. Tapi secara ekonomi Jakarta dengan kabupaten dan kota yang bertetangga, seperti Bekasi, Tangsel, Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Depok, itu sebagai satu perekonomian relatif terintegrasi,” ujar Anies.¬†(tama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *