Pasutri Bandar Pemilik 5 Kilogram Sabu Dicokok Polisi

oleh -300 views
Barang bukti yang diamankan polisi. (ist)

JATINEGARA, JAKARTAPEDIA.id – Satrio Wira Adi (26) dan Ari Susanti (34) yang merupakan pasangan suami istri hanya tertunduk malu saat dihadapkan ke awak media dalam ungkap kasus narkotika di Mapolres Jakarta Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan mereka terbukti jadi bandar sabu saat dicokok di rumahnya, wilayah Kecamatan Tambun Selatan, Kota Bekasi pada Rabu (19/6/2019) kemarin.

Penangkapan berawal dari pengembangan kasus tersangka Ripin yang diamankan personel Satresnarkoba Jakarta Timur dengan barang bukti dua klip kecil sabu.

“Berawal dari dua klip, dari tersangka R itu hanya dua klip sekitar awal bulan Juni. Dengan pengembangan menjadi lebih besar,” kata Argo di Mapolres Jakarta Timur, seperti yang dilansir Sabtu (22/6/2019).

Setelah diperiksa, Ripin mengaku dua paket klip kecil sabu tersebut dibeli dari Dodi Saputra (34) yang dicokok depan satu mall wilayah Bekasi kala hendak berteransaksi.

Dari Dodi, personel Satreskrim Polres Jakarta Timur mendapati 2 kilogram sabu yang disembunyikan di bagasi sepeda motor Honda Vario warna putih berpelat B 3534 CCT.

“Ditemukan dalam bungkus teh, disimpan di bagasi motor. Setelah ditangkap dikembangkan lagi dari tersangka D ini. Setelah dikembangkan kita bisa menangkap tersangka S,” ujarnya.

Tak ingin mendekam dalam penjara sendirian, Dodi akhirnya buka mulut kepada penyidik Satreskrim Polres Jakarta Timur lalu meringkus Satrio dan Ari.

Argo menyebut hubungan antara Dodi, Satrio, dan Ari tak sekedar terlibat bisnis narkoba, tapi juga merupakan tetangga sehingga sudah saling kenal.

“Rumahnya di daerah Mekarsari, Tambun juga. Di rumah S kita lakukan penggeledahan kita temukan lima bungkus teh cina. Isinya narkotika jenis sabu. Berat brutonya 5,23 kilogram,” tuturnya.

Total barang bukti sabu yang diamankan dari ketiga tersangka seberat 7,3 kilogram, satu unit sepeda motor, dan sejumlah handphone yang digunakan untuk bertransaksi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *