Pemerintah Kota Bekasi Buka Jalur Siswa Hafidz Alquran pada PPDB SMP 2019

oleh -160 views
Siswa menghafal Alquran. (ist)

BEKASI, JAKARTAPEDIA.id – Dinas Pendidikan Kota Bekasi membuka jalur khusus bagi para penghapal Alquran pada Penerimaan Peserta Didik Baru tahun ajaran 2019/2020 untuk jenjang SMP.

Kepala Disdik Kota Bekasi Inayatullah mengatakan, jalur ini baru dibuka pada tahun ajaran sekarang karena merupakan bagian dari 45 program kerja prioritas Pemerintah Kota Bekasi di bawah kepemimpinan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

“Salah satu bentuk penjabaran dari visi Bekasi Kota Ihsan ya mengakomodasi para penghapal Alquran yang ingin masuk sekolah negeri. Lagipula selama ini memang banyak masukan dari masyarakat terkait hal ini,” ucap Inayatullah, pada Selasa (11/6/2019).

Selain itu, mengakomodasi para penghapal Alquran juga sekaligus memberikan keuntungan bagi Pemkot Bekasi yang berkeinginan menorehkan prestasi membanggakan pada saat mengikuti gelaran Musabaqah Tilawatil Quran yang rutin digelar setiap tahun. “Anggap saja ini menjadi salah satu jalur menyeleksi bibit-bibit qori dan qoriah andal,” katanya.

Para penghapal Alquran yang bermaksud sekolah di SMP negeri bisa mendaftar melalui jalur prestasi yang dialokasikan sebanyak 5 persen dari total jumlah siswa di tiap-tiap sekolah. Jalur prestasi ini terdiri atas prestasi akademik dan nonakademik.

“Prestasi akademik mempertimbangkan nilai Ujian Nasional. Sementara prestasi akademik mengacu pada prestasi lain, semisal olahraga, seni, dan termasuk juga hafidz. Prestasi-prestasi tersebut akan diverifikasi terlebih dahulu sebelum dijadikan prasyarat PPDB,” katanya.

Untuk jalur prestasi hafidz, Disdik Kota Bekasi menggandeng Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi untuk melakukan verifikasi juga pengujian kepada calon peserta didik.

Ditemui usai sosialisasi PPDB di Kantor Disdik Kota Bekasi, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kemenag Kota Bekasi Hilman mengatakan pihaknya akan membentuk tim verifikasi pendaftar jalur hafidz. Verifikasi akan dilakukan di Kantor Disdik Kota Bekasi mulai Senin, 17 Juni 2019 hingga Kamis, 20 Juni 2019.

“Pendaftar datang membawa dokumen dari sekolah yang menerangkan capaian hapalan Alquran, karena sekolah lebih tahu sejauh mana kemampuan siswanya,” katanya.

Namun untuk memastikan kemampuan pendaftar memang sesuai dengan keterangan pada dokumennya, maka tim dari Kemenag akan menguji langsung di lokasi. “Semakin banyak hapalan yang dikuasai, tentu skornya akan semakin besar. Untuk calon siswa SMP, minimal hapal 10 juz,” ucapnya.

Hilman sendiri mengapresiasi kebijakan Pemkot Bekasi yang mengakomodasi para penghapal Alquran ini. Sebab melalui kebijakan ini, para penghapal Alquran sama-sama mendapatkan kesempatan menunjukan bersaing dengan keahlian yang dikuasainya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *