Polisi Amankan Daihatsu Sigra Berisi Ribuan Formulir C1, M Taufik Bantah Terkait

oleh -338 views
M Taufik, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta. (ist)

JAKARTA PUSAT, JAKARTAPEDIA.id – Ribuan formulir C1 yang berasal dari beberapa daerah di Jawa Tengah diamankan di Menteng, Jakarta Pusat. Saat pengamanan, ada dua kardus yang ditempeli tulisan ‘Kepada Yth Bapak Toto Utmo Budi Santoso Direktur Satgas BPN PS Jl Kertanegara No 36 Jakarta Selatan’ dan ‘Dari Moh Taufik Seknas Prabowo-Sandi Jl HOS Cokro Aminoto No. 93 Menteng Jakarta Pusat’. M Taufik membantah terlibat.

“Pertama gini, kita Seknas nggak pernah ngirim C1 pada siapa pun, itu ya. Gampang aja tuh, yang bawa kardusnya hadepin aja di Seknas. Iya kan? Kita kenal nggak, nggak ada. Yang kedua, kalau orang bawa keluar C1, misalnya fotokopian atau apa, itu haknya orang loh. Apa urusannya coba ditangkap tuh apa urusannya? Kan bisa aja dia fotokopian relawan gitu loh. Bagaimana tuh? Itu membuat ngalihin isu curang aja,” kata M Taufik saat dihubungi, Senin (6/5/2019).

M Taufik menegaskan tak punya kepentingan apa pun terkait keberadaan ribuan formulir C1 itu. Sebelumnya, formulir C1 itu disebut Bawaslu Jakarta Pusat berbeda dengan hasil rekapitulasi di TPS, yakni hasilnya malah menguntungkan 02, padahal 01 unggul. Tanda tangan saksi di form C1 yang diamankan pun disebut berbeda.

Kembali ke M Taufik, dia menyebut kardus dengan tulisan namanya itu bisa saja ditulis orang sesuka hati. Dia meminta si pembawa kardus dihadapkan dengan pihaknya.

“Iya kan, orang nulis-nulis aja, gua mana mau ngirim-ngirim kardus. Dan kita kan, Seknas kan bukan pengumpul C1. Jadi nggak benerlah berita itu. Gampang aja, orangnya suruh hadepin ama kita, yang ditangkep,” ucap M Taufik.

“Kita nggak ada kepentingannya ngirim-ngirim,” tegas Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta itu.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu mengaku akan memerintahkan tim hukumnya guna bertanya kepada Bawaslu. Sekali lagi dia menegaskan tidak terlibat sama sekali terkait pengamanan ribuan form C1 itu. Untuk diketahui, Bawaslu DKI mengatakan akan mengecek terlebih dahulu keaslian form C1 tersebut.

“Sekarang mana, ada bacaannya dari Muhammad Taufik, berarti gua dong yang ngirim? Kan bego banget kalau gua ngirim pakai mobil ke Kertanegara pakai mobil luar daerah. Kan nggak masuk akal tuh. Hari ini bidang hukum gua tanya ke Bawaslu,” sebut M Taufik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *