Polisi: Diduga Perusuh 22 Mei yang Melakukan Penembakan Korban hingga Tewas

oleh -165 views
Perusuh 22 Mei diamankan petugas Brimob Polda Metro Jaya. (ist)

JAKARTAPEDIA.id – Polisi menduga enam tersangka penyelundupan senjata api ilegal yang telah ditangkap merupakan kelompok yang menyebabkan sejumlah orang meninggal dunia saat rusuh 22 Mei 2019. Selain itu, kelompok tersebut awalnya berencana meledakkan bom.

“Iya. Patut diduga kelompok-kelompok mereka yang bermain. Cuma dari kelompok teroris tetap kita masih pantau juga. Karena sudah ada 6 ya. Enam dari kelompok teroris dari hasil pemeriksaannya mereka mengaku juga akan melakukan amaliah dengan merebut senjata api. Kemudian juga akan melakukan serangan-serangan dengan menggunakan bom, seperti itu,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (27/5/2019).

Dedi mengatakan tim menyita sejumlah barang bukti dari keenam tersangka tersebut. Polisi saat ini masih memburu pelaku lain yang terlibat dalam kerusuhan pada 22 Mei tersebut.

“Kelompok yang satu sudah disita 3 pucuk senjata. Kelompok kedua 6 orang, sudah disita 5 senjata api. Semuanya ada 8 senjata api yang sudah dipersiapkan. Masih ada satu DPO yang masih dikejar,” ujarnya.

Terkait kerusuhan pada 22 Mei ini, Polri membentuk tim pencari fakta yang dipimpin oleh Irwasum Polri Komjen Moechgiyarto. Polri juga menggandeng sejumlah pihak untuk menggali fakta yang terkait dengan kerusuhan.

“Iya mulai hari ini sudah bekerja. Tim pencari fakta yang dipimpin langsung oleh Bapak Irwasum. Nanti akan bekerja sama dengan lembaga-lembaga imparsial yang bisa memberikan masukan. Demikian juga masyarakat, kalau misalnya ada fakta, ada bukti yang kuat, kemudian silakan diberikan masukan. Nanti tim pencari fakta ini akan melakukan sesuatu analisa secara komprehensif,” ujarnya.

Sebelumnya, polisi menetapkan enam tersangka terkait kerusuhan 22 Mei 2019. Keenam tersangka itu berinisial HK alias Iwan, AZ, IF, TJ, AD, dan AF alias Fifi. Mereka memiliki peran berbeda.

Perusuh 22 Mei disebut diminta melakukan pembunuhan dengan target 4 tokoh nasional dan 1 pemimpin lembaga survei. Beberapa pelaku juga diketahui mengkonsumsi narkoba. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *