Sebanyak 65,94 Hektar Tanah Milik Pemprov Diduga Tak Terurus

oleh -183 views
Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Batu ( Katar ) Sugiyanto. (foto: tama)

JAKARTAPEDIA.id– Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Batu ( Katar ) Sugiyanto meminta Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk  menelusuri aset tanah milik Pemprov DKI Jakarta seluas 659.430 m2 ( 65,94 Ha ). Pihaknya menduga, tanah seluas itu tidak terurus dan terletak di Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kali Deres, Jakarta Barat.

“Sejak Berita Acara Serah Terima ( BAST ) No. 4918/1992 Tanggal 7 Agustus 1992 dikeluarkan, sampai saat ini kondisinya masih berupa rawa dan atau empang. Sedangkan sesuai perjanjian seharusnya tanah penganti itu harus siap pakai untuk Tempat Pemakaman Umum ( TPU ) dengan total tanah seluas  659.430 m2 ( 65,94 Ha ),” kata Sugiyanto, di Jakarta, Senin (22/7/2019).

Menurutnya, aset tanah itu telah disertifikatkan Hak Pakai (HP) atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Nomor 484 Tanggal 14 Juni 1991. Pria berkaca mata yang akrab disapa SGY itu mengatakan, berdasarkan Rencana Induk/Master Plan Tahun 1965-1985, pada tahun 1984 dan tahun 1986  Pemprov DKI melakukan kerjasama pemamfaatan aset tanah milik pemprov DKI Jakarta.

“Tanah tersebut berupa areal Tempat Pemakamam Umum ( TPU ) di daerah Mangga Dua, Jelambar Islam  dan Jelambar Budha Jakarta Barat, serta TPU Sanjaya Jakarta Selatan dengan total aset yang dikerjasamakan seluas 708.850 m2 ( 70,88 Ha ),” kata SGY.

Sesuai Perjanjian Kerja Sama (PKS ), lanjutnya, pengembang berkewajiban melakukan pembangunan fisik dan peremajaan lingkungan atas aset bekas TPU yang dikerjasamakan dan melakukan pembelian tanah makam pengganti yang siap pakai seluas kurang lebih 659.430 m2 ( 65.94 Ha ). Sebagai konpensasi atas PKS tersebut, ungkapnya, pengembang  memperoleh izin penggunaan setifikate Hak Guna Bangunan ( HBG ) di atas Hak Pengelolahan Lahan ( HPL ) milik pemprov DKI Jakarta selama 20 tahun, yang dapat diperpanjang dan dialihkan kepada pihak ketiga seusuai dengan peraturan per-Undang-Undangan.

“Aset  yang dikerjasamakan itu  seluas 308.856 m2 ( 30.88 Ha ) di Kelurahan Mangga Dua Jakarta Utara, dan 399.994 m2 ( 39,99 Ha ) yang terdiri dari  86,963 m2 di bekas TPU Jelambar Islam, dan 301,508 m2 di Jelambar Budha Jakrta Barat, serta bekas TPU Sanjaya Jakarta Selatan seluas 11.793 m2,” tegas SGY. (tama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *