SGY: PAN Jakarta Belum Tentukan Arah Koalisi

oleh -107 views
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) DKI Jakarta, Sugiyanto. (foto: tama)

JAKARTAPEDIA.id – Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) DKI Jakarta, Sugiyanto mengatakan bahwa meskipun belum ada keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN tentang arah koalisi, tetapi kader PAN Jakarta lebih memilih netral dan menghormati nasehat Ketua Dewan Kehormatan PAN Amin Rais tentang rabun ayam dan satu kursi.

Pasalnya, kata Sugiyanto, bagi kader PAN Jakarta sosok Amin Rais bukan hanya pendiri partai yang telah banyak berkorban dalam membesarkan PAN namun juga merupakan tokoh besar dan seorang Ulama yang harus didengar nasehatnya.

“Pak Amin itu tokoh besar, pakar politik dan seorang Ulama. Pengetahuannya lengkap baik tentang ilmu politik, dunia, dan ilmu akhirat, jadi wajib dihormati,” kata Sugiyanto di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

Politikus senior Jakarta yang akrab disapa SGY itu mengatakan bahwa masih adanya pengurus partai yang menyampaikan aspirasi ke publik tentang PAN akan berkoalisi dengan pemerintahan Jokowi adalah hal yang kurang tepat. Karena meskipun partai tidak melarang kader menyatakan pemikirannya, namun seharusnya nasehat Amin Rais wajib dihormati oleh pengurus, kader dan simpatisan PAN.

“Pendapat Pak Amin itu nasehat, masukan untuk PAN dalam mengambil keputusan. Jadi tidak ada makna otoriter dari nasehat beliau. Nah, kader cerdas akan merujuk pada aturan partai, bukan menandingi pendapat Pak Amin. Sebab hanya keputusan partai lah yang akan dipatuhi kader partai termasuk juga Pak Amin Rais,” kata SGY.

Lebih lanjut SGY menambahkan bahwa sebaiknya setelah Pak Amin Rais mengutarakan fatwa tentang rabun ayam dan satu kursi, semua elit partai dapat menahan diri untuk tidak membuat pernyataan tentang kemungkinan PAN akan berkoalisi atau di luar dari pemerintrah. Lantaran selain belum ada keputusan partai juga untuk menghormati nasehat pendiri PAN Amin Rais.

“Tak etis dong nasehat Pak Amin Rais dipertentangkan. Pemikiran beliau itu bukan hanya didukung internal PAN, masyarakat pun banyak yang sejalan dengan gagasan beliau. Jadi harus mengukur dirilah jika ingin membantah Pak Amin Rais. Sabar dan tunggulah sampai ada keputusan final partai,” sindirnya.

Politisi PAN Jakarta ini mengatakan, pihaknya akan menunggu keputusan DPP PAN dan tidak akan masuk pada opini mendukung atau menolak wacana PAN akan berkoalisi atau menjadi partai penyeimbang. Tetapi akan bersikap netral dan menghormati nasehat Ketua Dewan Kehormatan PAN Amin Rais.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *