Tak Miliki Izin Usaha, Tempat Usaha Karoke Ditutup di Pejagalan

oleh -336 views
Petugas Satpol PP menempelkan stiker penutupan tempat usaha karaoke di kawasan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (10/5/2019) malam. (ist/trb)

JAKARTAPEDIA.id – Penutupan tempat usaha karaoke di Jalan Jelambar Kebon Pala TPI dilakukan karena tidak mempunyai izin usaha dan beroperasi saat Ramadan. Penutupan tempat usaha karaoke di Jalan Jelambar Kebon Pala TPI ini dilakukan dengan penempelan dua stiker segel dan Satpol PP line di sekeliling pagar.

Penutupan tempat usaha karaoke di Jalan Jelambar Kebon Pala TPI dilakukan personel gabungan dari unsur Satpol PP, didampingi aparat Polisi dan TNI.

Camat Penjaringan, Mohammad Andri mengatakan, penutupan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2011 Tentang Standar Prosedur Satpol PP, dan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Ketertiban Umum.

“Kegiatan malam hari ini kita menutup tempat usaha karaoke yang dilaksanakan oleh rekan-rekan Satpol PP,” kata Andri.

Menurut Andri, pihaknya selama ini kerap mendapat aduan dari masyarakat terkait kebisingan tempat karaoke yang berada di lingkungan perumahan.

Warga setempat merasa terganggu dengan bangunan yang disulap menjadi tempat karaoke itu.

“Selama ini bangunan tersebut menimbulkan kebisingan dan diadukan masyarakat kepada kami (Pemkot Jakut),” sambung Andri.

Tempat usaha berbentuk rumah toko (ruko) itu sendiri dipastikan tidak mengantongi izin usaha.

Pasalnya tempat usaha yang beroperasi setahun lalu itu hanya mengantongi izin perumahan tapi dijadikan tempat usaha karaoke oleh pemiliknya.

“Tiga tahapan Surat Peringatan (SP) sudah dilayangkan kepada pemilik usaha melalui seorang penjaga tempat usaha, M. Ridwan Hadibowo,” ungkapnya.

Ketua RW 07 Kelurahan Pejagalan, Suhartoyo menambahkan pihaknya akan melakukan kontrol secara rutin untuk menjaga agar tempat karaoke tersebut tidak lagi beroperasi usai penutupan yang dilakukan aparat gabungan. “Tentu kita akan berkoordinasi dengan aparat keamanan dan pemerintah agar tempat usaha karaoke ini tidak lagi beroperasi,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *