Target Penerimaan Tak Tercapai, Nilai APBD DKI Diturunkan

oleh -174 views
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik. (ist)

JAKARTAPEDIA.id-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama DPRD DKI Jakarta mengebut pembahasan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2019. Dalam APBD perubahan ini, pihaknya menurunkan nilai APBD karena penerimaan daerah tidak tercapai.

“Ada pengurangan. Totalnya mencapai 2,5 triliun. Jadi nilai APBD DKI 2019 dalam perubahan ini menjadi Rp 84 koma sekian triliun karena penerimaan dan deviden tidak tercapai,” ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik, di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (12/8).

Wakil ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta itu menilai, perubahan APBD merupakan hal yang lumrah terjadi. Menurutnya, target penerimaan yang tidak tercapai itu belum bisa dikatakan kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait jeblok.

“Contohnya, dalam pemilu kemarin kan dianggarkan untuk dua putaran. Ternyata pemilu serentak terjadi satu putaran. Maka, SKPD terkait, termasuk walikota harus mengembalikan anggaran itu. Dan nilai ini disesuaikan dalam APBD perubahan,” kata politisi partai Gerindra itu.

Dia mengatakan, perubahan APBD bisa dilakukan jika tidak mengganggu tiga hal. Yakni, kinerja SKPD terkait, pelayanan kepada masyarakat, dan pencapaian persentase Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tercapai dengan baik.

“Saya optimis, pembahasan APBD perubahan ini bisa selesai tepat waktu. Ini kita lakukan maraton, usai di Banggar langsung pembahasan di komisi-komisi. Kita dalami, apa saja yang mengalami pengurangan, kenapa itu terjadi, nanti di komisi-komisi. Insyaallah, tanggal 22 Agustus bisa tuntas, sebelum anggota DPRD DKI berganti,” tegasnya. (tama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *