Tidak Miliki Izin, Polisi Bubarkan Pendemo di Bawaslu

oleh -227 views
olisi membubarkan massa yang tergabung dalam Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (GERAK) saat berdemo di depan Gedung Bawaslu, Jakarta. (ist)

JAKARTA, JAKARTAPEDIA.id – Polisi membubarkan massa yang tergabung dalam Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (GERAK) saat berdemo di depan Gedung Bawaslu, Jakarta. Sebab, aksi massa dari politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana dan Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zein itu tak berizin.

Aparat meminta massa agar membubarkan diri melalui pengeras suara yang ada di kendaraan pengurai massa (RAISA). Massa juga diminta tidak mengganggu pengguna jalan yang tengah melintas.

Kalau ada surat silahkan berikan, tapi kalau tidak ada surat perizinan silahkan tinggalkan lokasi,” ujar salah seorang polisi melalui pengeras suara, di lokasi, Jakarta, Kamis (9/5/2019) kemarin.

Terpantau, massa yang demo tidak hanya kalangan laki-laki, tapi juga ada sejumlah ibu-ibu yang ikut aksi. Mereka meminta agar tidak ada kecurangan dalam Pemilu 2019. Mereka juga sempat menyanyikan lagu maju tak gentar.

Para pedemo juga sempat beradu mulut dengan aparat kepolisian yang berjaga. Mereka kemudian menyanyikan lagu ejekan untuk polisi, “Tugasmu mengayomi, jangan ikut kompetisi.”

Aparat pun terus mengimbau massa agar membubarkan diri. Karena aksinya menggangu pengguna jalan. “Tolong jangan menutup jalan masyarakat mau lewat ini bulan Ramadhan,” ucap salah seorang polisi melalui pengeras suara.

Satu persatu massa kemudian mulai meninggalkan Gedung Bawaslu. Sekitar pukul 16.00 WIB, jalan di depan Gedung Bawaslu sudah bersih dari pedemo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *