Usai Gempa Banten, MRT Kembali Beroperasi Normal

oleh -106 views

JAKARTAPEDIA.id-PT MRT Jakarta memastikan kembali mengoperasikan kereta ratangga, moda raya terpadu (MRT) secara normal. Saat terjadinya gempa Banten 6,9 SR, operasional kereta Ratangga sempat dihentikan selama 10 menit lebih.

“Pagi ini operasional MRT Jakarta juga normal sesuai jadwal keberangkatan ratangga,” ujar Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta, Muhammad Kamaludin, di Jakarta, Sabtu (3/8).

Diakuinya, gempa yang dirasakan hampir di seluruh wilayah Jakarta dan daerah lainnya mengakibatkan kereta Ratangga dihentikan sementara selama 10 menit 43 detik. Menurutnya, tim operasi MRT langsung melakukan pemeriksaan untuk memastikan semua kondisi stasiun dan fasilitas MRT Jakarta dalam kondisi normal.

“Tim pemeliharaan MRT Jakarta dari mulai tengah malam hingga pukul 4 dini hari pagi tadi telah selesai melakukan pemeriksaan infrastruktur MRT, baik di jalur layang maupun jalur bawah tanah,” katanya.

Dia mengatakan, semua infrastruktur normal, tim operasi MRT telah melakukan pemeriksaan untuk memastikan ulang semua kondisi stasiun dan fasilitas dalam kondisi normal sesuai SOP kami. Saat penghentian sementara operasional Ratangga, berimbas pada jadwal kereta Ratangga yang mengalami keterlambatan

“Lebak Bulus delay 07:59 detik, Senayan delay 10:43 detik, Bundaran HI delay 06:16 detik, Blok A delay 09:31 detik, Setiabudi delay 07:41 detik, Dukuh Atas delay 07:55 detik, ASEAN delay 10:40 detik, Cipete Raya delay 09:41 detik, dan Fatmawati delay 06:55  detik,” jelasnya. (tama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *