Warga Kalibata City Geram dengan Oknum Perusak Rapat Panmus

oleh -223 views

JAKARTAPEDIA.id – Pemanggilan seorang oknum penghuni Apartemen Kalibata City oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta pada Senin (29/7/2019) kemarin, diapresiasi oleh warga apartemen Kalibata City. Pasalnya, ia merusak suasana rapat pembentukan panitia musyawarah Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) di Graha Bima Sakti, Kompleks Triloka, Pancoran, Jakarta Selatan.

Akibat ulah oknum tersebut, warga Apartemen Kalibata City gagal menerapkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 132 Tahun 2018 tentang Pembinaan Pengelolaan Rumah Susun Milik yang dilaksanakan bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta.

Samsul, seorang warga yang tinggal di Tower Sakura mengaku geram dengan kelakuan oknum yang membuat Rapat Panmus sia-sia.

Menurutnya, Dinas Perumahan DKI Jakarta dan Pengelola sudah baik menjalankan tugasnya dan sesuai dengan Pergub DKI Jakarta Nomor 132/2018, tentang peserta hingga siapa saja yang berhak memiliki hak suara jelas diatur.

“Oknum tersebut menyoalkan peserta yang hadir merupakan orang-orang yang tidak memiliki hak suara. Namun, hal itu tidak terbukti usai proses verifikasi diulang, tapi mereka tetap selalu protes saat rapat ingin dilanjutkan,” ujarnya kepada wartawan Selasa, (30/7/2019).

Awalnya, lanjut Samsul, oknum mempermasalahkan pemimpin rapat harus berasal dari peserta rapat. Sedangkan dalam Pergub 132/2018 diatur bahwa yang menjadi fasilitator pembentukan Panmus adalah pelaku pembangunan. Akhirnya, pihak pengembang pun mundur untuk menjadi penengah dan dipilihlah peserta rapat untuk memimpin rapat.

Oknum tersebut kembali protes sehingga para pemimpin rapat pun turun dari panggung karena kesal dengan oknum-oknum yang tidak ingin menjaga rumahnya sendiri malah mengumbar kebohongan-kebohongan. “Ini membuat warga lain berpikir bahwa ada sesuatu yang memang direncanakan oleh oknum ini untuk menghancurkan rumahnya sendiri,” katanya.

Tidak hanya Samsul, warga Apartemen Kalibata City Tower Damar, Hario pun mengatakan oknum-oknum seperti ini perlu ditindak tegas lantaran sering sekali membuat suasana apartemen tidak kondusif. Apalagi, rapat pembentukan Panmus ini cukup penting bagi warga dalam menjalankan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 132 Tahun 2018 tentang Pembinaan Pengelolaan Rumah Susun Milik. Namun akibat kisruh rapat tersebut, membuat pembentukan Panmus batal terlaksana dan harus mencari waktu lagi serta dana yang tidak sedikit. (tama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *